Minggu, 07 Agustus 2011

Prestasi "

Aku mulai menggeluti bidang ini sejak aku SMP, dan sejak saat itu aku mulai menyukai bidang ini. Bidang yang sejak 3 tahun aku di SMP itu, aku sukai hingga saat ini. Dan menurutku, kebanggan itu aku hasilkan dari “Kepaskibraan”. Saat aku kelas 1 SMA, aku mengikuti tes seleksi untuk menjadi salah satu anggota PASKIBRAKA ( Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ) Kota Bogor Tahun 2009. Aku mulai mendaftarkan diriku dengan bekal yang aku punya semenjak aku SMP. Pendaftaran dibuka di Dinas Pendidikan Kota Bogor, akupun mulai mengumpulkan berkas-berkas untuk ak berikan sebagai persyaratan. Mulai dari biodata, formulir, bahkan foto 3x4 berlatar merah pun aku siapkan.
Setelah aku mendaftar, aku pun harus bersiap untuk Upacara Pembukaan nanti ( aku sudah lupa tanggalnya ). Disaat Upacara Pembukaan tiba, ada banyak sekali anak-anak yang datang dari berbagai sekolah untuk mengikuti seleksi ini. Sampai saat seleksi pun tiba, tepatnya tanggal 4 April 2009 di Lapangan Sempur seleksi hari pertama pun dilaksanakan. Seleksi pertama adalah seleksi fisik diantaranya lari, sit up dan scoat jump. Setelah itu seleksi kedua adalah seleksi PBB ( Peraturan Baris- Berbaris ) di SMPN 11 Kota Bogor.
Masih pada tanggal yang sama, di sore harinya adalah PANTUHIR ( Pantauan Akhir ). Disitulah ditentukan lolos atau tidaknya ke seleksi esok hari yaitu wawancara dan tes bakat, akhirnya aku pun masuk. Hingga esok hari pada tanggal 5 April 2009 di SMPN 11 Kota Bogor, aku mengikuti seleksi. Hari kedua yang pada PANTUHIR aku pun masuk, hingga terbentuklah 36 orang anggota calon PASKIBRAKA Angkatan 2009. Setelah aku masuk dan menjadi CAPAS ( Calon Anggota PASKIBRAKA ), aku pun mulai mengikuti latihan. Latihan yang diberikan oleh akang-teteh seniorku ( sebutan untuk angkatan di atas kita ). Awal latihan untuk kita adalah BINJAS ( Pembinaan Jasmani ), yaitu lari 10 keliling Lapangan Luar Heulang depan SMKN 1 Kota Bogor. BINJAS dilakukan setiap seminggu sekali dan tempatnya pun berbeda, pada minggu kedua kami lari mengelilingi Kota Bogor dengan jalur tempuh yang lumayan jauh.
BINJAS dilakukan untuk menguatkan otot-otot tubuh kita, jadi nanti sudah harus terbiasa untuk lari. Minggu-minggu berikutnya pun seperti itu sampai satu bulan. Angkatan ku mulai latihan pagi diLapangan Sempur, akang-teteh mengajarkan kami dari dasar lagi tentang PBB Dasar dan Berjalan. Walaupun beberapa dari kami sudah banyak yang paham. Kami terus dilatih hingga kami terbiasa dan bisa,mulai dari kami latihan pagi sampai latihan siang. Pada saat satu bulan mendekati 17 Agustus ada seleksi untuk menjadi PASKIBRAKA JAWA BARAT. Namun, aku tidak lolos pada seleksi itu. Akhirnya 2 orang temanku lolos dan mewakili Kota Bogor.
Pada penaikan bendera di 17 Agustus, ternyata terdiri dari 3 proses yaitu Penerimaan Bendera Pusaka Merah Putih dan Bendera Duplikat Merah Putih yang nanti akan dikibarkan, yang kedua adalah Pengibaran Bendera Merah Putih, dan yang terakhir adalah Penurunan Bendera Merah Putih. Pasukan kami dibagi menjadi 2 pasukan yaitu pasukan 17 dan pasukan 8. Pasukan 45 adalah pasukan pengawal dari anggota BATALYON YONIF 315, sedangkan pasukan 17 adalah pasukan yang berada didepan pasukan 8, dan pasukan 8 terdiri dari 2 pasukan yaitu pasukan 8 pada saat Penerimaan dan Pengibaran dan pasukan 8 penurunan. Pasukan 8 terdiri dari pembawa baki bendera, pengibar bendera dan pager ( pengawal pengibar ) dan disamping pembawa baki terdapat pengawal yang masing-masing terdiri dari 2 orang dari PM ( Polisi Militer ).
Pada saat seleksi pasukan 17 dan 8, akang-akang senior pun memilih beberapa dari kami untuk masuk sebagai pasukan 8. Akhirnya aku pun masuk kedalam pasukan 8 dan menjadi pembawa baki bendera duplikat pusaka merah putih. Pasukan 8 ku diberi nama Pasukan 8 Pakuan dan pasukan 8 yang satu lagi diberi nama Pasukan 8 Pajajaran. Setiap hari kami memulai latihan dari pagi sampai siang dan siang sampai sore. Kami diajarkan semua hal tentang PASKIBRAKA, namun itu semua butuh perjuangan yang sangat-sangat powerfull. Kami dimarahi, dihukum karena kesalahan-kesalahan kami, tapi itu semua untuk membangun semangat kami saat latihan.
Pada tanggal 10 Agustus 2009, kami memasuki TC ( Training Center ) yaitu seminggu sebelum 17-an kami dilatih untuk mandiri, kami menginap selama seminggu di PUSDIKZI ZENI Bogor. Pada saat TC kami mengikuti beberapa kegiatan diantaranya Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan yang berada dijalan Dreded, lalu gladi bersih Pengukuhan anggota PASKIBRAKA di Balai Kota Bogor Ruang Rapat Sidang 1. Akhirnya sampai pada saat tanggal 17 Agustus 2009, aku bersama pasukanku bersiap untuk mengibarkan bendera merah putih. Saat pembagian tugas di pagi hari, aku dan pasukan 8 ku mendapatkan tugas pada Penerimaan dan Pengibaran sedangkan pasukan 8 yang satu lagi mendapatkan tugas Penurunan.
Kami pun berdo’a dan berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi pengibaran bendera merah putih di kota Bogor ini.Sampai pada saat waktunya kami pun dengan bangga dan langkah pasti mengucapkan ‘ALLAHUAKBAR’ di langkah pertama kami saat akan mengibarkan bendera Mrah Putih. Alhamdulillah,bendera merah putih yang kami bawa untuk dikibarkan ternyata sudah terkibar di ujung tiang teratas dengan indahnya. Hingga saat penurunan disore hari pun sukses, kami bangga, terharu dan sangat-sangat senang dengan apa yang kami berikan kepada kota kami sendiri. Setelah pengibaran selesai kami telah resmi sebagai anggota PPI ( Purna Paskibraka Indonesia ) Kota Bogor Tahun 2009.
Itulah cerita singkat tentang sebuah prestasi yang menurutku sangat-sangat membanggakan dan itu aku capai dengan penuh perjuangan yang takkan pernah aku lupakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar